New Year Skincare haul : Sin Chan in Hermo Box


Seperti yang pernah ditulis di sini, saya super addicted dengan skincare. Buat orang yang tidak pandai bermain make up salah satu yang bisa saya andalkan adalah kulit wajah yang glowing dan sehat. Kalau kulitnya sudah sehat, ga butuh make up banyak-banyak, trus duitnya bisa buat yang lain. Ya kan? πŸ‘€

Kemarin sehabis scrolling timeline, tiba-tiba random ada selewat foto produknya A'pieu. Random banget langsung masukin wishlist kepingin produknya A'pieu x Crayon Sin Chan hanya karena kemasannya. πŸ˜… Ya gimana ya, visualnya lucu banget. Siapa yang ga kepingin cobain, apalagi harganya cukup terjangkau. Tapi sedihnya bukan hanya saya yang tertarik, jadi jarang ada ecommerce yang punya stok produk ini. Sampai akhirnya saya kesasar di Hermo dan menemukan apa yang saya cari. YAY!



Hermo Indonesia adalah salah satu ecommerce baru yang berasal dari Malaysia, founded di tahun 2012. Eh ini mah udah cukup lama ya, sebentar lagi lima tahun malah tapi memang baru sekitar 1 tahun di Indonesia. Apa saja yang dijual di Hermo? Semua skin care dan cosmetic yang sebagian besarnya adalah brand Korea. Mulai dari atas kepala sampai kaki semua ada skincarenya, lengkap. Apalagi tidak semua brand Korea yang dijual di Hermo bisa didapat secara offline, makin senang karena minimal belanja 350K sudah free delivery.  Happy!

Pertama kali mencoba belanja, lumayan surprise ketika paket datang sehari setelah saya bayar. Ternyata selain varian yang beragam, murah, produknya juga readystock di Jakarta. Pantas saja flash shipping, langsung sampai. 😹

Oh iya buat kamu yang begitu buka web Hermo bingung mau belanja apa, mereka bunya Beauty Expert buat diajak konsultasi lhoh.  Tinggal email ke admin@hermo.co.id kemudian ceritakan masalah kulit dan tipe kulit kamu, nanti akan dicarikan produk yang sesuai.

Satu box tadi begitu dibuka isinya ada dari perawatan rambut, muka dan tangan. Saya bahagia banget akhirnya dapat si cleanser juga mask baru dengan kemasan yang lucu.

Isi box perlu review satu-satu produk juga ga ya? Yang baru dicobain baru si Koefl Pink Nail sih, secara kutikula jari tangan parah banget keringnya, dan saya bukan orang yang rajin untuk menicure ke salon. Dan saya suka banget sama hasilnya, jari tangan jadi halus tapi masih belum tahu ini akan bertahan berapa lama sampai harus diretouch perawatan lagi.


Selamat tahun baru, sudah belanja apa saja bulan ini? πŸ‘€




Keharuman Mewah dari Vitalis



Pernah tidak berpapasan dengan seseorang di jalan dan tiba-tiba kamu teringat sesuatu karena wangi orang tersebut cukup familiar?

Perfume is the most intense form of memory, makanya ketika sedang rindu pacar saya akan menyimpan parfum yang biasa dia pakai sebagai obat kangen. Mungkin terlihat sepele, namun memilih parfum yang tepat itu sebenarnya cukup penting. Penelitian menunjukkan bahwa bebauan tersebut berhubungan dengan ingatan emosional kita.  Ada sekitar 75% dari emosi yang akan dipicu olehnya dan akan terhubung dengan kesenangan, emosi dan memori. 

Baru-baru ini saya bertemu dengan seseorang yang wanginya cukup khas, wanginya terkesan mewah.  Saya pun iseng bertanya mengenai parfum yang beliau pakai, penasaran.  


A Woman's perfume tells more about her than her handwriting
Dan inilah merk parfum yang beliau gunakan, Vitalis Glamorous Fragranced Body Spray.  Ternyata Vitalis mengeluarkan parfum yang berbentuk aerosol, dan ini adalah produk terbarunya Vitalis.  Tiga aroma yang disediakan adalah: Vitalis Fragranced Body Spray Fantasy Paris, Vitalis Fragranced Body Spray Sheer London dan Vitalis Fragranced Body Spray Dream New York. 

Wangi ketiganya cukup fresh dan jujur cukup bingung mana yang harus dijadikan parfum andalan. Ketiganya memiliki aroma yang bikin saya menjadi merasa lebih confident dan fresh, cocok banget buat dipakai waktu acara formal dan pesta.



Detail varian satu persatu:

1. Vitalis Fragranced Body Spray Fantasy Paris (Red Bottle), merupakan perpaduan floral powdery dan soft musky. Aromanya sangat lembut, feminine dan elegan. Buat saya diantara ketiganya, wangi varian Fantasy ini lebih bold dibanding yang lainnya. 

2. Vitalis Fragranced Body Spray Dream New York (Blue Bottle), merupakan perpaduan aroma fruity, floral dan musky yang juga lembut. Aromanya semacam mewah, glamour dan elegan.


3. Vitalis Fragranced Body Spray Sheer London (Purple Bottle), merupakan perpaduan aroma mewah dari fruity, floral, gourmand dan woody.  Buat saya wanginya lebih seperti permen, tapi ada campuran wangi floralnya gitu.

Satu botol spray Vitalis Fragranced Body Spray ini isinya 100ml, dan bisa didapatkan di supermarket maupun mini market terdekat dengan harga yang cukup terjangkau. Oh iya saya sudah mencoba pakai ini seharian, wanginya cukup awet lhoh, suka banget! Juga karena bentuknya body spray, ketika dipakai tidak perlu menunggu lama untuk kering karena formulanya 'Quick Dry' ,ga akan menimbulkan kesan basah atau berminyak di kulit.

Overall menurut saya parfum terbaru dari Vitalis ini worth to try score 8/10 ,  untuk lebih detail tentang Vitalis bisa dibaca di sini.

#Lingtrip Wisata Sejarah di Benteng Fort Rotterdam Makassar


Pertama kali berkunjung ke Makassar, saya langsung disambut dengan macet. Hari itu Makassar cukup cerah, saya langsung browsing lokasi wisata di kota Makassar. Muncullah Benteng Rotterdam yang ternyata lokasinya cukup dekat dengan Aston Hotel Makassar tempat saya menginap. Berbekal google maps, saya pun berjalan kaki mengikuti petunjuknya hingga sampai di Benteng Rotterdam.

Sebenarnya ada banyak transportasi umum yang bisa digunakan untuk menjangkau Benteng Rotterdam, karena lokasinya tepat di pusat kota Makassar. Pintu masuk ke Fort Rotterdam berbentuk Benteng setinggi 3meter, sebelum masuk mengisi kotak sumbangan seikhlasnya dan juga buku tamu. Begitu masuk langsung disambut dengan taman hijau yang berada di tengah benteng.



Benteng Rotterdam merupakan salah satu saksi sejarah, tempatnya cukup luas. Warga setempat menyebutnya Benteng Payyua (Benteng Penyu) karena bentuknya yang seperti penyu. Benteng ini merupakan salah satu benteng di Sulawesi Selatan yang cukup menawan. Dulunya Benteng Roterdam disebut sebaga Benteng Jumpandang (Ujung Pandang). Wah nama aliasnya banyak juga ya. :))


Menurut sejarah, Benteng Rotterdam merupakan peninggalan dari Kesultanan Gowa, kesultanan yang pernah berjaya di abad ke-17 di ibu kota Makassar. Kesultanan Gowa memiliki 17 buah benteng yang mengintari seluruh ibu kota, namun hanya Benteng Rotterdam yang paling megah dan keaslian bangunannya cukup terjaga hingga kini.

Tahun 1545 di masa pemerintahan Raja Gowa ke X, Benteng Rotterdam dibangun. Benteng ini sempat hancur di masa penjajahan Belanda. Namun akhirnya sejak saat itu Benteng Fort Rotterdam berfungsi sebagai pusat perdagangan serta penimbunan hasil bumi dan rempah sekaligus pusat pemerintahan Belanda di wilayah Timur Indonesia.

Ada bekas ruang tahanan Pangeran Diponegoro juga disini, namun waktu itu sedang ditutup sepertinya. (lupa 😐)


Di dalam Benteng terdapat Museum Lagaligo. Museum ini cukup sepi, bahkan cenderung agak creepy didukung dengan pencahayaan yang remang-remang. Ada beragam koleksi benda bersejarah mulai dari senjata kuno, perhiasan dan yang lainnya. Di museum ini kita juga bisa melihat sejarah hidup masyarakat Sulawesi Selatan, lengkap dengan rumah adatnya juga.

Dinding benteng Rotterdam setinggi 5 meter dan dengan ketebalan dinding sekitar 2 meter ini memiliki pintu utama berukuran kecil. Jika dilihat dari udara, benteng ini berbentuk segi lima seperti penyu yang hendak masuk kedalam pantai. Ada 5 Bastion di setiap sudut benteng, biasanya terdapat kanon atau meriam diatasnya.

Secara keseluruhan barang-barang yang menjadi koleksi di sana cukup terawat. Oh iya untuk masuk ke Museum ini dikenakan biaya IDR 5.000 saja, dan museum ini buka setiap hari. Jangan lupa mampir kalau berkunjung ke Makassar ya!



----
Fort Rotterdam dan Museum La Galigo
Alamat:
Jl. Ujung Pandang, Bulogading, Kota Makassar
Sulawesi Selatan 90171
Buka setiap hari, pukul 08.00-18.00
Biaya masuk Benteng : seikhlasnya
Biaya masuk museum: IDR 5.000
Pakai sepatu yang cukup nyaman karena pasti capek banyak jalan kalau di sini :)


#Lingtrip: Bermalam di Dorsett Kuala Lumpur



Ini adalah kesekian kalinya saya mampir ke Kuala Lumpur, melanjutkan cerita perjalanan touring bersama Adventouride. Selesai dari Genting, kami memilih menginap disekitaran Bukit Bintang Kuala Lumpur, Malaysia.

Lokasi
Saya bersama rombongan menginap di Dorsett Kuala Lumpur, sebuah tempat menginap yang terletak di kawasan cukup strategis. Kamu cukup berjalan kaki dari hotel kalau ingin shopping ke Pavilion KL. (HAPPY)

A very comfortable and affordable hotel at Kuala Lumpur. Mereka memiliki gym dan kolam renang  namun saya belum sempat mencobanya, haha. Kami sampai di Dorsett Kuala Lumpur cukup malam, jadi saya tidak sempat banyak berfoto dan melihat-lihat. Namun isi kamarnya cukup menunjukkan seperti apa isi di dalam Dorsett Kuala Lumpur ini. 
Tidur sendiri tapi dapet yang kasurnya dua :|




Kamar mandinya cukup luas, dan dilengkapi dengan hair dryer bahkan juga disediakan setrika di dalam kamar. Mereka juga menyediakan jaringan Wi-Fi yang cukup bisa diandalkan untuk para tamunya.  Untuk sarapan saya suka sekali dengan pilihan makanannya. One of my favorite, they serve sushi for breakfast. Yummy!





Overall pendapat saya tentang Dorsett Kuala Lumpur ini:
What I Love: The Location; Rooms; The Breakfast; Good Wi-Fi

What I Hate: Not yet found

Buat kamu yang sedang perjalanan bisnis atau berwisata ke Kuala Lumpur, Dorsett Kuala Lumpur ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk menginap di pusat kota. Buat saya pribadi pengalaman menginap di Dorsett Kuala Lumpur ini scorenya 8/10.


-----
DORSETT Hotels and Resorts Kuala Lumpur
WEB
172 Jalan Imbi, 55100 Kuala Lumpur, Malaysia
Email: info.kualalumpur@dorsetthotels.com
Phone: +603 2716 1000


Makan tanpa Piring di The Naked Crab


Dari dulu saya suka banget sama seafood, nah waktu pulang ke Semarang kebetulan lagi craving sama kepiting. Browsing sana-sini akhirnya memutuskan untuk mencoba The Naked Crab.

Lokasinya cukup dekat dengan kawasan simpang lima Semarang, tepatnya di Jalan Melati Selatan Semarang. 

Yang unik ketika makan di sini, makanan akan disajikan di atas meja tanpa piring, sendok maupun garpu. Pertama-tama meja diberi alas khusus berwarna putih yang tentunya diganti untuk setiap pengunjung. Kemudian makanan langsung dituangkan ke atas meja, disediakan juga tang khusus untuk memecah cangkang seafood.

Menu andalan di The Naked Crab adalah Naked Signature serta sweet and sour. Ada dua kepiting yang ditawarkan mud crab dan blue crab. Mud crab ukurannya lebih besar dan dagingnya lebih banyak dibandingan blue crab, begitu pula harganya.

Biasanya satu kepiting disajikan untuk satu orang, namun untuk yang budgetnya terbatas dan makannya beramai-ramai bisa memesan menu yang mixed seafood. Mixed seafood berisikan 1kg blue crab, 100 gram prawn, 250 gram clams, dan 100gram squid. Tidak hanya kepiting, mereka juga menyediakan menu seafood lain seperti udang,  kerang, cumi, dan srimping.

Hari itu saya memesan mixed seafood dengan saus naked signature, ditambah dengan nasi putih dan chips. Saus versi Naked Signature ini berwarna putih, rasanya gurih dan asin gurih dengan kesan western. Saya makan bertiga dan porsi ini dirasa sudah cukup buat mengobati rasa kangen makan kepiting. :))

Harga menu di sini bervariasi mulai dari IDR 40K hingga IDR 350K untu menu kepiting. Menu seafood lainnya mulai dari IDR 25K, minimal butuh sekitar IDR 400K untuk makan berdua. Oh iya interior di sini sebenarnya lucu, tapi mereka memasang cahaya temaram jadi agak susah untuk dapat foto cerah.

Pengalaman makan kepiting di The Naked Crab ini overall menurut saya bisa diberi score 8/10, rasanya cukup enak hanya pencahayaan saja yang kurang dan lagu yang diputar ketika kami makan seperti kurang pas untuk ukuran restoran. :)

-----
Jl. Melati Selatan no 2 Semarang ( Belakang Honda Mobil Gadjah Mada)
Opening Hours: 17:00 - 23.00