Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook

Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook

Kemarin, saya mendapatkan update dari Whatsapp yang ternyata sudah banyak pengguna aplikasi pengirim pesan tersebut yang mendapatkan update serupa. Hanya saja ada yang berbeda dari updatenya kali ini. Mungkin sebagian orang aware, tapi bisa jadi sebagian besar tidak. Update Whatsapp kali ini diikuti dengan pembaharuan Terms and Privacy Policy, dan mau-tidak mau penggunanya terpaksa menekan tombol Agree untuk bisa melanjutkan penggunaan Whatsapp.
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook
Whatsapp Updating



Inti dari update kali ini adalah, nomor Whatsapp akan dikoneksikan dengan Facebook, dan Facebook akan mempelajari data yang diberikan, sehingga bisa memberikan saran yang relevan baik dalam bentuk iklan maupun menyarankan pertemanan sesuai kontak yang ada di ponsel. Buat saya ini menyebalkan. :|
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook
Terms & Policy Update
Tapi jangan khawatir, kamu punya opsi kok untuk menonaktifkan kebijakan baru dari Whatsapp yang seolah mengintip area privacy kita itu.

Cara untuk menonaktifkan update Whatsapp tersebut adalah dengan:
  • Buka aplikasi Whatsapp
  • Pilih menu titik tiga di kanan atas, dan klik bagian setting. 
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook
Ke bagian setting, pilih Account
  • Selanjutnya pilih Account, perhatikan di bagian paling bawah ada opsi Share my account info dengan kotak check list yang terisi.Unchecklist bagian tersebut (Klik kotak di sebelah Share my account info untuk menghilangkan)
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook
  • Whatsapp akan menampilkan peringatan seperti terlihat pada gambar. Jika kamu memang yakin tidak ingin mengaktifkan fitur share data Whatsapp ke Facebook, klik Don't Share. 
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook
  • Perlu diingat begitu pilih don't share, fitur share my account info akan hilang. 


And DONE!
Cara Agar Data Akun Whatsapp tidak di Share ke Facebook

Jenius dari BTPN, Permudah Transaksi Perbankan dalam Genggaman


PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) meluncurkan sebuah aplikasi bernama Jenius pada tanggal 11 Agustus 2016 yang lalu. Aplikasi ini merupakan aplikasi perbankan yang dapat mempermudah kita dalam mengatur transaksi perbankan.

Butuh delapan belas bulan untuk mereka menyiapkan aplikasi ini hingga siap digunakan. Dalam kegiatan sehari-hari pasti ada banyak hal yang berkaitan dengan konsekuensi finansial, mulai dari transaksi sehari-hari hingga rencana keuangan masa depan. Hubungan yang tidak terpisahkan antara hidup dan keuangan ini mereka sebut dengan Life Finance.
Jenius available at Google Play and App Store
Saya adalah salah satu yang beruntung bisa menjajal aplikasi ini ketika masih beta. Jenius ini berbeda dengan aplikasi Digital Banking sejenis. Kelebihan dari Jenius ini adalah kita bisa langsung buka rekening hanya dengan melalui aplikasi ini, tanpa harus ke bank. Proses registrasi dari mulai foto diri, KTP, NPWP, tanda tangan dan lainnya bisa langsung melalui aplikasi ini. Kekinian banget kan! ((KEKINIAN))

Gimana engga kekinian, secara sekarang apa-apa sudah ada di smartphone. Beli makan tinggal buka smartphone, bayar dan kemudian makanan datang. Mau ke suatu lokasi tinggal pilih mau pakai ojek online, taksi atau transportasi online lainnya. Belanja bulanan pun sekarang sudah tinggal ketik-ketik smartphone, kemudian 'voila!' pesanan datang. Semua hal yang memudahkan tersebut merupakan keuntungan di era digital seperti sekarang ini.

Bayangkan saja bagaimana ribetnya membuka tabungan ke bank, harus antri, menunggu ini itu hingga buku rekening jadi. Nah dengan Jenius kamu tinggal download, register dan rekening pun jadi. Trus aman ga ya Jenius ini? Tenang, Jenius ini kan produknya BTPN dan jelas sudah melewati proses perijinan dan lainnya hingga akhirnya bisa diperkenalkan ke masyarakat luas.


Safety Build Around You
Ada beberapa fitur dari Jenius yang akan membuat hidup kita lebih mudah ( dan sudah saya coba) seperti Send It, Pay Me, $Cashtag. Saya jadi terbiasa membayar belanjaan online saya dengan Send it, tinggal tentukan jumlah uang, pilih penerima, dan kirim. Pernah merasa kesulitan menagih hutang ke teman/saudara? Pakai Pay Me! Fitur Pay Me ini berguna banget untuk mengirim permintaan uang, dan saya sudah sering mencobanya untuk transaksi online shop dengan beberapa teman. Jenius!
Pay Me

 $Cashtag adalah pembeda signifikan Jenius dari aplikasi Digital Banking sejenis. $Cashtag adalah -penyelamat bagi orang-orang yang susah menghafalkan digit nomor rekening karena dia menjadikan nama nasabah sebagai nomor rekening. Jadi masing-masing nasabahnya akan memiliki $Cashtag khusus yang dan tidak akan ada yang sama, jadi harus buru-buru buat akuisisi nama.



Smarter Finance
Saya pernah suatu ketika ceroboh meletakkan kartu kredit, saking paniknya akhirnya telepon ke call center untuk memblokir kartu tersebut. Tiga puluh menit kemudian kartu yang hilang tadi ketemu dan saya harus telepon call center (lagi) untuk membuka blokir tersebut. Kalau dihitung lumayan lho biaya waktu dan pulsa yang dipakai untuk telepon bolak-balik ke call center tadi. Di Jenius ada fitur Card Center, hanya dengan aplikasi ini bisa block/unblock kartu sementara/permanen tanpa harus telepon kesana kesini. Mudah banget, kan?

Kalau Dream Saver lebih pada tabungan terencana, namun yang menetukan nominal dan target serta tanggal hingga nominal tabungan tercapai ya si pengguna sendiri. Semisal kamu ingin punya gadget baru seharga IDR 2.000.000, saya bisa atur berapa nominal harian yang ditabung ke Dream Saver tersebut.

Split Bill

Suatu ketika saya dan geng pergi makan bersama, nah biasanya tagihan sementara dijadikan satu. Setelahnya baru hitung-hitungan untuk membayar tagihan. Jenius mempermudah transaksi Split Bill tersebut, tinggal hitung dan tagih langsung ke masing-masing orang, bayar tagihan makan bareng jadi gampang.

Beli pulsa

Sampai hari ini, Jenius benar-benar membantu dalam transaksi keseharian saya. Dari beli pulsa, bayar tagihan online shop, dan lainnya. Saat ini Jenius juga telah berkolaborasi dengan beberapa partner seperti Gojek, Spotify, BrightSpot, The Goods Dept, Indosat, XL, Telkomsel, elevenia, Dinomarket dan Trafique Coffee. Setelahnya akan lebih banyak partner dari Jenius, jadi segera download untuk ikut merasakan kemudahan mengatur Life Finance dengan simpler, smarter dan safer.


Cara Meng-install dan Register Aplikasi Jenius dengan lancar, mudah dan cepat:
* Pakai koneksi yang stabil atau bisa gunakan WIFI.
* Siapkan data diri seperti KTP, NPWP dan contoh tanda tangan di kertas putih
* Saat akan register pastikan berada di ruangan dengan cahaya terang, karena Jenius butuh foto yang jelas agar bisa membaca data yang kamu kirim.
* Demi menjaga keamanan dan kerahasiaan data yang kamu berikan, proses registrasi harus selesai dalam 45 menit.
*Proses pembuatan akun biasanya memerlukan waktu 10 menit. Namun apabila tiba-tiba proses registrasi terputus (bisa karena jaringan yang tidak stabil), kamu harus menunggu sekitar 10 menit untuk bisa kembali registrasi pembukaan akun baru.

Setelah pembukaan akun selesai, kamu hanya bisa melakukan top up dan menerima pengiriman uang.  Nantinya akan ada Jenius Crew yang menghubungi untuk janjian pengantaran kartu debitmu. Setelah menerima kartu debit, baru akun Jenius diaktivasi. Email notifikasi akan dikirim via email, dan setelahnya kamu bisa melakukan semua transaksi di aplikasi.

Apabila kamu masih membutuhkan bantuan untuk membuat akun Jenius, jangan ragu-ragu untuk menghubungi Jenius Help di 1500365, email: jenius-help@btpn.com atau LINE: @jeniushelp. Untuk informasi lebih lengkap bisa colek-colek Jenius di twitter atau membaca langsung secara detail di website.



Berkeliling Galeri Nestle di Karawang (Nestle Gallery)


Galeri Nestle Karawang Indonesia (Nestle Gallery)
Nestle Karawang Factory

Kalian pasti sudah pada kenal donk dengan brand Nestlé, produknya ada Nescafe, Milo, Dancow dan lainnya. Nah untuk memperingati 150 tahun perjalanan bisnisnya, Nestlé menghadirkan Galeri Nestlé (Nestlé Gallery) di salah satu pabriknya yaitu Pabrik Karawang (Karawang Factory).

Pagi itu kami harus bangun cukup pagi untuk bisa berkumpul ditempat mobil penjemputan yang akan mengantar ke Pabrik Karawang. Setelah sempat agak tersesat dan jalanan yang padat, akhirnya rombongan kami sampai juga di Pabrik Grup Nestlé yang berada di Karawang, Jawa Barat. 

Setibanya di pabrik, kami diberi kartu tanda pengenal sebagai visitor dari pabrik sambil mendengarkan penjelasan tentang aturan selama berada di area pabrik. Selanjutnya kami diajak menuju ke Galeri Nestlé yang ternyata sudah dibuka sejak tahun 2015.

Video Perjalanan Berkeliling Galeri Nestle di Karawang

Ketika memasuki Galeri, tempat itu terlihat seperti museum. Ada beragam informasi yang dikemas dengan menarik dan interaktif. Bentuk galeri ini unik, berupa lorong dengan beragam tema disesuaikan dengan tema produk Nestlé. Ada beragam permainan interaktif bisa dimainkan di masing-masing area. 
Galeri Nestle Karawang Indonesia (Nestle Gallery)


Tur dimulai dari kisah Henri Nestlé yang mengembangkan terobosan tentang bubur bayi, diiringi dengan cerita merger perusahaanya dengan Anglo-Swiss untuk mendirikan Group Nestlé. Di sepanjang dinding galeri, kita bisa membaca sejarah Nestlé di Indonesia dan di dunia. Oh iya, hari itu ada Kak Eli sebagai pemandu kami yang menjelaskan isi Galeri Nestlé tersebut. Ada banyak cerita yang dibagikan ke kami, dijelaskan pula tentang program creating shared value Nestlé yang diimplementasikan di Indonesia. Kita bisa melihat bagaimana Nestlé menjalin kerjasama dengan para petani kopi, kakao dan peternak sapi perah. Program creating shared value Nestlé tadi terfokus pada bidang gizi, air, dan pembangunan desa.
Galeri Nestle Karawang Indonesia (Nestle Gallery)
Produk Nestle
Melewati lorong dari galeri tersebut membuat saya dapat melihat beragam cerita yang ingin dibagikan di balik produk-produk Nestlé. Mulai dari simulasi penyampuran bahan dasar produk dengan menggunakan alat sederhana sehingga mudah dipahami oleh para pengunjung. Dan juga melihat secara langsung pengemasan produk dari jendela besar yang dipasang kaca. 
Galeri Nestle Karawang Indonesia (Nestle Gallery)

Menyusuri Galeri Nestlé dari awal hingga selesai butuh waktu sekitar dua jam, dan ternyata galeri ini dibuka untuk umum. Hanya saja perlu konfirmasi dulu supaya tidak bertubrukan jadwalnya dengan rombongan lain. Berkunjung ke Galeri Nestlé tidak dipungut biaya, tapi pengunjung perlu menyediakan sendiri kendaraan untuk menuju ke Pabrik Karawang tersebut.

Galeri Nestlé dibuka setiap hari kerja pada pukul 09.30 - 12.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB. Meski dibuka untuk umum saat ini hanya rombongan grup dengan usia minimal 10 tahun dan jumlah maksimal 20 orang yang bisa masuk ke galeri. Ingin berkunjung ke Galeri Nestlé (Nestlé Gallery) di Karawang juga? Silakan lansung menghubungi nestle.gallery@gmail.com untuk reservasi.




-----
Nestle Indonesia
Web | Twitter



Nonton Suicide Squad, Perlu Nggak Sih?

Suicide Squad Movie Review
The Suicide Squad

The wait is over! Begitulah para fans DC bersorak ketika trailer pertama Suicide Squad dirilis tahun lalu. Lagu lama The Bee Gees "I Started a Joke" yang di-remake dengan nuansa gelap khas DC membuka trailer film DC yang berkisah tentang penjahat super akan dijadikan sebuah team, layaknya Justice League atau The Avenger.  Film anti-hero yang satu ini adalah salah satu keunggulan yang digadang-gadang bisa mengimbangi Marvel. Studio Marvel harus diakui telah sukses lebih awal merilis beberapa film superhero dan saling terhubung atau dikenal dengan Marvel Cinematic Universe. 

Suicide Squad juga dianggap mencuri start dibandingkan film Marvel yang sudah ada. DC membawa tema anti-hero, super villain, para penjahat sebagai tokoh utama. Pilihan yang cukup berani, di luar pakem yang ada saat ini. Apalagi saat trailer dirilis memang sedang hype berbagai film superhero dengan tema klasik, si baik mengalahkan si jahat. Lalu apa jadinya kalau sisi jahat juga melawan sisi jahat yang lain? Inilah yang membuat penonton menjadi tertarik untuk menyaksikan Suicide Squad.


WARNING : SPOILER ALERT! Lanjutkan dengan resiko sendiri.

Suicide Squad telah lama dikenal di komik DC dan berbagai versi animated. Anggota Suicide Squad yang muncul di film ini tidak sepenuhnya mengikuti pakem dari komik maupun animated version. Suicide Squad dalam film ini bercerita tentang superhero yang terbentuk dari beberapa penjahat  paling berbahaya. Yang pertama Deadshot, seorang penembak ulung, musuh besar dari manusia kelelawar penjaga Gotham City, Batman. Lalu si manis gila, Harley Quinn yang merupakan seorang psikiatris yang jatuh cinta pasiennya sendiri yaitu Joker. Dia pun tumbuh menjadi sidekick yang ikut serta dalam aksi Joker mengacau di Gotham City. 

Captain Boomerang, diceritakan merupakan perampok dari Australia yang mengembara ke Amerika untuk mendapatkan buruan lebih banyak, dia beraksi dengan senjata Boomerang yang juga adalah sebuah drone. Lalu ada Killer Crocs, di mana dia adalah manusia yang mengalami kemunduran evolusi, seluruh tubuhnya bersisik tebal seperti buaya dan memiliki kekuatan super. Lalu ada El Diablo yang tidak suka kekerasan, namun dengan kekuatan api di tangannya saat ia sedang marah maka ia dapat menghabisi lawannya tanpa rasa bersalah sedikit pun. 

Sebagai pemimpin team, adalah Rick Flagg. Dia adalah mantan tentara yang ditugaskan menjaga Enchantress, seorang penyihir dari ribuan tahun yang lalu. Karena dia jatuh cinta dengan karakter yang dirasuki oleh Enchantress, yaitu Dr June Moone. Rick Flagg akhirnya terlibat dalam tim bentukan Amanda Waller dengan tujuan menyelamatkan June dari Enchantress. Anggota Suicide terakhir adalah Katanaa, yang lebih berperan sebagai tangan kanan Rick Flagg daripada dianggap menjadi anggota penuh dari team.
Suicide Squad Movie Review
Lalu bagaimana penilaian saya terhadap film ini?
Dengan skor 7/10 film ini perlu untuk ditonton, namun jangan membuat harapan yang terlalu tinggi.
Suicide Squad Movie Review

Ganjalan pertama adalah Joker. Tidak dipungkiri, fans yang melihat saat ini adalah juga penonton era Heath Ledger yang diklaim sebagai aktor paling sukses memerankan tokoh sociopat paling sadis di Gotham City itu. Bayang-bayang karakter Joker ala Heath Ledger sudah sejak awal disangsikan untuk dapat disaingi oleh Jared Letto. Dan ternyata memang benar, karakter Joker di film ini tidak lebih sebagai seorang yang menye-menye berusaha berbagai cara membebaskan kekasihnya, Harley Quinn. Tanpa adanya usaha untuk membuat kekacauan dengan gaya Joker yang biasanya mencekam, mengerikan dan sadis. Aksi menjebol tembok penjara, membajak helikoper dan kemudian justru tertembak rudal adalah sangat sepele untuk penjahat kelas berat seperti Joker. Kesimpulannya, ketokohan Joker dikebiri di film ini. Over expose Joker dalam berbagai materi promosi Suicide Squad justru menjadi hutang yang ternyata tak dibayar lunas oleh Sutradara.
Suicide Squad Movie Review

Kedua dari sisi musuh dari Suicide Squad. Harapan saya awalnya adalah Suicide akan melawan 'musuh' yang jauh lebih mencekam, bersifat terror dan (maaf) bukan sebuah musuh dengan kekuatan mistis. Karena pertarungan akhir bisa dibilang hanya kekuatan api dari El Diablo yang bisa memberi perlawanan terhadap kekuatan Enchantress. Keunggulan tembakan jitu Deadshot jadi tidak berarti. Bahkan Killer Crocs pun tak bisa berbuat banyak. Strategi peledakan oleh Rick Flagg dari selokan bawah gedung bisa dibilang cukup keren, meskipun harus mengorbankan El Diablo. Bagi saya pribadi, mungkin akan jauh lebih asyik jika musuh Suicide Squad adalah Joker, tentu saja bukan Joker versi Jared Letto ini. Buat Joker yang jauh lebih terror dan mengancam. Sebagai gambaran, level ancaman Bane dan The league of Shadow dalam The Dark Knight Rise bisa menjadi rujukan bagaimana seharusnya musuh Suicide Squad yang seimbang.
Suicide Squad Movie Review

Ketiga, film ini terlalu awal. Para penjahat ini tidak dikenalkan dengan baik, terlalu terburu-buru demi mengejar premis cerita. Akan sangat baik apabila pondasi tokoh DC dibangun terlebih dahulu dengan berbagai film solo dan pelan-pelan setelah semuanya terangkai baru dirilis film Suicide Squad. Deadshot bisa dimunculkan sebagai villain dari Batman dalam film baru yang diperankan Ben Affleck, alih-alih menampilkannya dalam adegan sepotong di sebuah lorong gelap Gotham City. Lalu Captain Boomerang bisa diperkenalkan sebagai musuh Flash dan berhasil diringkus dalam salah satu film solo Flash. Pun demikian Harley Quin (dan tentu saja Joker), yang mestinya diperkenalkan lebih dulu saat membunuh Robin dalam salah satu film Batman lalu dijebloskan ke penjara. Semua perkenalan hanya dilakukan secara cepat dalam penjelasan Amanda Waller saat melakukan propose Team Force X. Bagi fans DC garis keras, mungkin mudah memahami siapa karakter yang terlibat, tapi belum tentu mudah bagi fans baru atau penonton umum. DC membuat film ini bukan khusus untuk fansnya saja kan?

Meski saya menyebutkan hanya 3 kekurangan, namun sebenarnya masih banyak adegan yang memunculkan pertanyaan. Seperti kenapa harus ada adegan meliuk-liuk Enchantress saat membuat 'mesin penghancur'. Adegan ini cukup lama, saya tak sempat menghitung tapi sudah cukup mengganggu. Kemudian cara membentuk pasukan yaitu dengan menciumnya satu per satu sehingga mirip antrian kissing booth. Kemudian ada adegan para Suicide Squad berhenti sejenak minum bir di sebuah bar, dan memulai sesi curhat saat dunia akan kiamat. Juga over shoot ke arah bokong Harley Quinn, Dude!

Hal yang patut diapresiasi adalah soundtrack yang sangat kuat dari film ini, di mana sebelumnya era DC adalah Hans Zimmer dengan ilustrasinya yang mencekam sesuai tema dark yang dibawa oleh DC. Namun setelah Hans Zimmer yang dikabarkan pensiun, film ini justru memiliki soundtrack yang justru bisa dinikmati dan berpeluang mencetak hits tanpa menyebut karya Hans Zimmer itu buruk. Sebut saja "Purple Lamborgini"- Skrillex & Rick Ross dan "Sucker for Pain" - Lil Wayne, Wiz Khalifa & Imagine Dragons w/ Logic & Ty Dolla $ign ft X Ambassadors yang sebentar lagi bisa merajai tangga lagu di dunia. 

Yang menarik dari film ini adanya kemajuan berupa upaya menampilkan guyonan layaknya film Marvel, sesuatu yang sangat jarang dan benar-benar baru dalam film DC. Gaya yang biasanya gelap dan suram, kini mulai diselipi joke yang beberapa tetap 'gelap' namun menghibur. Seingat saya di film Batman vs Superman, hanya ada joke saat Superman menanyakan apakah Wonder Woman adalah teman Batman, dan dijawab dengan jawaban sinis khas Batman. Dalam trailer "Justice League" yang dirilis di San Diego Comic Con (SDCC) 2016, juga terlihat upaya DC yang berusaha menampilkan kelucuan saat Flash bersedia ditawari bergabung JL karena butuh teman. 
Suicide Squad Movie Review
Barry Allen menghindari Batrang dalam perkenalannya dengan Batman yang menawari bergabung Justice League

Sekali lagi terlepas dari kekurangannya, film ini tetap layak untuk ditonton. Terutama bagi yang tertarik bagaimana DC akan membawa film-filmnya ke depan. Tentu akan menarik bagaimana nantinya Justice League yang akan dirilis tahun depan bersinggungan dengan team pimpinan Rick Flagg ini seperti dimunculkan dalam dialog antara Bruce Wayne dan Amanda Waller di potongan end credit scene. Ohya, adegan ini sebenarnya cukup aneh karena Batman diberi print out "Top Secret" yang berisi data tentang meta-human seperti Aqua Man dan Flash. Padahal Batman kan sudah mendapatkan versi digital (bahkan video!) dari server Lex Luthor di film Batman vs Superman. Kenapa Batman tidak mengeprint saja dari file itu jika ingin membacanya? 

Wajah Baru Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta


Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Tidak berlebihan jika menyebut Bandara adalah wajah dari sebuah negara. Baiknya sebuah bandara, menunjukkan keramahan tuan rumah. Semrawutnya sebuah bandara, menunjukkan tidak mampunya mengatur diri sendiri. Bandara sebagai gerbang transportasi udara terdepan dalam menyambut tamu dari negara lain, baik hanya singgah maupun berkunjung ke dalam negeri. Sudah menjadi pengetahuan bersama jika banyak sekali pekerjaan rumah bagi Bandara Soekarno Hatta, terlebih dalam posisinya sebagai bandara terbesar di Indonesia. Mulai dari kapasitas yang tidak memadai,  tidak terintegrasinya masing-masing terminal (hanya mengandalkan shuttle bus)  hingga beragam fasilitas handling yang sangat kurang. Coreng moreng itu membuat kita jauh tertinggal dengan negara sahabat seperti Singapura dan Malaysia yang sudah sejak awal menempatkan diri sebagai bandara transit untuk beberapa jalur penerbangan lintas pasifik.

Menjadi hal yang wajar jika kemudian Angkasa Pura II berupaya mengejar ketinggalan dengan membangun Terminal 3 Ultimate  (kini disebut Terminal 3 saja) yang nantinya berfungsi melengkapi peran Terminal 3 yang telah ada sekarang dan menyokong beban Bandara Soekarno Hatta secara keseluruhan, terutama untuk penerbangan internasional. Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang dan berbagai hambatan, akhirnya akan segera bisa digunakan. Saya termasuk yang beruntung bisa diundang untuk berkeliling melihat-lihat sudah sampai mana progress pembenahan si terminal baru ini.

Lalu seperti apa terminal 3 terbaru Bandara Soekarno Hatta ini?

Begitu sampai di lokasi, satu kata yang ada dipikiran saya saat itu : Luas. Memang jika dibandingkan dengan terminal lain yang sudah ada, terminal terbaru ini ternyata memang lebih luas. Diperkirakan terminal baru seluas 4,3 ha ini akan mampu menampung lalu lintas 25 juta pengguna bandara setiap tahunnya. Semoga ini adalah langkah awal untuk penerbangan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.
Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta


Bangunan ini memang masih dalam tahap penyempurnaan, jadi masih banyak tukang yang wara-wiri bekerja. Saat kami mendengarkan penjelasan tim dari angkasa pura, bersahutan dengan suara mesin pemotong keramik menyala dengan nyaringnya. Tidak terlalu efektif penjelasan yang diberikan dengan suasana seperti itu. Sekali lagi saya maklum, karena bandara ini terus diburu waktu untuk pengaktifannya. Sebelumnya sempat ramai pemberitaan bahwa terminal ini akan digunakan saat mudik lebaran, namun dengan pertimbangan kondisi bandara yang belum layak maka kemudian ditunda. Sejumlah alasan seperti kondisi ATC yang tertutup bangunan maupun fasilitas pendukung penerbangan lainnya yang dianggap belum layak. Saya sendiri termasuk setuju dengan penundaan ini. Karena persoalannya bukan bagaimana cepatnya sebuah pembangunan bandara, tetapi harus faktor keamanan dan kenyamanan pengguna bandara harus menjadi prioritas utama.

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Perjalanan tour kami dimulai di Terminal Keberangkatan. Loket check-in tersedia sangat banyak dan tertata rapi, masing-masing memiliki lorong luas sehingga sangat memudahkan untuk antrian check in nantinya. Meskipun saat ini masih polos, kelak akan ada papan penanda maskapai dan masing-masing lorong yang diterapkan khusus untuk setiap maskapai. Terminal ini nantinya memang diprioritaskan untuk Garuda Indonesia, sehingga khusus untuk Garuda Skypriority disediakan kursi dan sofa untuk menunggu antrian check in. Di sekitarnya juga terlihat beberapa fasilitas pendukung seperti Garuda miles service center, longue, dan lainnya.

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta


Terminal 3 terbaru Bandara Soekarno Hatta ini selain luas juga dilengkapi dengan teknologi penunjang keamanan yang diklaim sebagai standar terbaru bandara internasional, seperti Baggage Handling Systemn (BHS) level 5 dan Airport Security System (ASS). Baggage Handling System digunakan untuk mendeteksi adanya bom ataupun barang terlarang lainnya. Sedangkan Airport Security System (ASS) adalah teknologi yang mengintegrasikan seluruh peralatan CCTV, X Ray, Fire Alarm System, Public Address System dan Access Control System menjadi satu sistem yang dapat mendeteksi apabila ada orang yang dicurigai atau termasuk DPO pihak berwajib, maupun ancaman berbahaya lain yang mungkin terjadi.

Sebagai antisipasi kondisi energi di masa depan, sudah menjadi trend di bandara di kota-kota besar dunia tidak hanya berlomba menampilkan desain modern dan gaya arsitektur terbaru tetapi juga mulai memberikan fokus pada kenyamanan yang lebih serta menghadirkan gaya bangunan dengan pendekatan konsep ramah lingkungan. Terminal 3 terbaru juga menerapkan Fully IBMS (Intelligence Building Management System), sebuah teknologi yang mengatur agar terminal 3 menjadi suatu bangunan yang mengusung konsep eco green, yaitu mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik dan sebagainya. Dengan konsep mandiri energi maka kejadian 2012 silam dapat diantisipasi, saat itu pemasok daya listrik ke sistem radar terbakar yang mengakibatkan kacaunya kurang lebih 101 penerbangan domestik dan internasional serta pengalihan pendaratan lainnya. Terminal 3 juga akan menerapkan Rain Water System, yaitu teknologi yang memanfaatkan kembali air hujan dengan mengolah air hujan tersebut agar dapat digunakan sebagai air bersih. Lalu untuk penghematan penggunaan air, juga akan menerapkan Recycle Water System, suatu teknologi yang mampu mendaur ulang air toilet untuk kembali digunakan menjadi air toilet atau penggunaan lain selain konsumsi. Lalu yang termutakhir adalah penghematan energi di mana penerangan menggunakan teknologi yang mengatur terang redup secara otomatis disesuaikan dengan kondisi cuaca saat itu.

Bagi yang belum sempat berkunjung dan ingin mengetahui bagaimana cantiknya calon bandara ini silakan menyimak beberapa foto yang sempat saya abadikan. Ada beberapa tempat seperti toilet, taman dan musholla yang tidak terdokumentasikan oleh saya. Namun untuk foto lainnya bisa dilihat di foto-foto di bawah ini ( diambil per tanggal 17 Juli 2016).


Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Tempat pemeriksaan X-Ray sebelum masuk ke boarding lounge

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Foto Bapak Jokowi yang akan ikut menghiasi gallery di bandara ini

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Beberapa gallery mengusung konsep "people-culture-nature" yang siap memberi warna lain bandara ini

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Fasilitas eskalator menuju boarding lounge dan transit yang sangat luas
Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Playground, area bermain anak-anak
Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Koridor menuju tempat klaim bagasi

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Salah satu gallery lukisan yang nantinya akan menghiasi bandara

Ruangan pengambilan bagasi menurut rencana akan terlihat seperti gambar di bawah. Ketika saya datang belum banyak ornamen yang dipasang di sekitar tempat pengambilan bagasi, mungkin kalau sekarang sudah dipasang.


Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Per tanggal 9 Agustus 2016 nanti Garuda Indonesia sudah akan menggunakan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini lhoh!
Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta
Cobain naik pesawat dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang baru ah :D
Jangan luna check Vlog saya selama di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta: