#Lingtrip Bermalam di Pasific Regency Hotel Suites Kuala Lumpur Malaysia


Akhirnya kembali lagi ke Kuala Lumpur, yang berbeda kali ini kami memilih hotel yang tidak lagi di sekitaran Bukit Bintang. Hotel pilihan kami ini sebenarnya juga tidak jauh dari pusat kota, cukup dekat dengan akses terminal bis dan sedikit berjalan kaki bila ingin naik kereta.

H-1 sebelum berangkat saya mengecek lagi jadwal penerbangan terakhir yang diberikan oleh maskapai. Kami memang pergi dengan tiket promo dan kalau sudah promo begini maskapai suka mengubah jadwal penerbangan. Makanya perlu double check supaya ga terlambat sampai bandara.

Sampai Bandara Kuala Lumpur ada banyak cara untuk menuju kota, bisa pakai bisa, kereta maupun taksi. Karena lagi ada barengannya lebih enak naik bis dan juga lebih ngirit. :))

Dari KL Central ada lebih banyak lagi pilihan transportasi yang bisa digunakan untuk menuju hotel, biasanya saya cukup cek di google maps (yang sangat membantu) buat melihat jarak dan pilihan transportasi yang bisa digunakan. Oh iya sebelumnya saya sudah punya kartu Rapid KL, semacam kartu flazz nya KL yang bisa diisi ulang dan dipakai untuk (hampir) semua transportasi umum di Kuala Lumpur.
Pilihan rute menuju ke hotel
Rute kami malam itu membawa koper ke hotel baru makan malam, dan rute yang dipilih adalah naik monorail dari KL Central naik rute yang menuju Titiwangsa dan turun di Raja Chulan, baru kemudian jalan kaki sekitar 12 menit melewati gang-gang sampai akhirnya tiba di Pasific Regency Hotel Suite. Sebenarnya ada pilihan lain, tapi saya lebih suka naik monorail kalau di KL, dan lebih mudah kalau lagi bawa-bawa koper gini (meski turunnya juga masih pakai tangga).

Sampai di lokasi agak kebingungan karena ternyata jalan yang kami lewati itu merupakan tampak belakang si hotel. Pintu masuknya melewati lobby KH Tower, naik lift ke lantai 7 baru bisa bertemu dengan lobby hotel.

Proses check in-nya tidak terlalu lama karena hotel sudah dibooking dan dibayar duluan waktu di Jakarta, paling siapkan uang cash untuk deposit saja. Biasanya beda hotel beda kebijakan soal deposit, nah di Pasific Regency Hotel Suites ini butuh RM 200 untuk depositnya. Selesai check-in, mari kita lihat kamarnya!

Begitu masuk kamar, bahagia banget dapat kamar yang ternyata mirip dengan hotel yang pernah saya inapi sebelumnya waktu di Bukit Bintang. Kamar yang saya dapat ini cukup luas dan lengkap isinya. *bahagia*




Kamarnya cukup luas, di sampingnya juga masih tersedia sofa single buat kalau mau duduk-duduk sambil melihat pemandangan luar kamar. Lemari pakaiannya cukup besar, tersedia papan gosok dan setrikaannya. Di depan kasur juga ada televisi dan lemari kecil, tapi kalau lagi jalan-jalan gini TV biasanya saya anggurin.


Butuh buka laptop juga ada meja kerja, dan tersedia wifi gratis. Begitu masuk kamar langsung bertemu dengan kitchen set yang cakep ini. Ada kompor listrik dan kulkas yang besar. Hanya saja memang ga ada alat masaknya, cuma bisa masak air minum saja.

Kamar mandinya juga cukup besar, ini sih kayak apartemen dijadikan hotel sih. Mau mandi bisa milih mau pakai shower atau bathup, dan saya bahagia banget nemu yang hotel yang kayak gini. :))

Rute lebih rekomended
Oh iya untuk rute menuju ke hotel ada cara yang menurut saya lebih cepat, tapi entah kenapa di peta ga ada. Dari KL Central cukup naik monorail jurusan Titiwangsa dan turun di bukit nanas, kemudian berjalan sedikit dan akhirnya sampai. Yang saya suka dari rute ini, ga perlu menyeberang.

Saya tidak begitu ingat kenapa bisa memilih booking di hotel ini. Apalagi melihat reviewnya di Tripadvisor yang ternyata tidak begitu bagus. Tapi pengalaman saya waktu kemarin menginap di Pasific Regency Hotel Suites Kuala Lumpur Malaysia ini ga ada masalah, semua bersih. Paling agak terlewat ketika besoknya bagian cleaning service lupa meletakkan handuk/ keset baru. Selebihnya ya baik-baik saja.

Mungkin juga karena saya lebih banyak berkeliling kota daripada diam di hotel, entahlah. Padahal Kuala Lumpur waktu didatangi kemarin cuacanya lagi gerah lengket ke kulit, rasanya lebih enak di dalam ruangan ber AC daripada dijalanan. Waktu jalan-jalan di Kuala Lumpur kemarin juga pas banget sekalian mencoba Whitening & Anti Aging CC Cream serta Brightening Powder Foundation punyanya Lanore ini.

Selama beberapa hari mencoba cc cream dan foundationnya, ada beberapa plus dan minus yang dirasakan. Untuk CC creamnya, saya cocok dengan teksturnya juga tone nya yang ga bikin terlalu belang antara kulit asli dan setelah pemakaian. Setelah pemakaian juga dewy nya ga bikin muka kayak tambang minyak, suka! Secara kemasan juga simple, bersih dan ga terlihat murahan. Yang saya pakai ini kemasan 30gr, yang praktis untuk dibawa bepergian. Secara ingredients yang perlu dibold CC Cream Lanore ini mengandung SPF 40+ dan PA ++ yang membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV dan radikal bebas. Ada dua pilihan warna light beige dan sandy beige, yang saya cobain ini warna light beige nya.

Lalu untuk Lanore powder foundation, dia lebih matte kalau diaplikasikan ke wajah dan coveragenya lebih bagus daripada si cc cream. Kandungan didalamnya juga terdapat UV A dan UV B yang jelas bakal membantu melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari. Namun setelah hampir tiga hari berturut-turut dipakai, muncullah beberapa jerawat di wajah. Padahal suka banget sama model powder foundation yang bikin matte ke kulit muka kalau dipakai ini. Tapi entah kenapa sepertinya kurang cocok di kulit wajah saya. Sempat saya istirahatkan seminggu dan kemudian dipakai lagi tapi jadi terulang tragedi jerawat kecil-kecil muncul ke pipi. :|

Wajar sih, terkadang ga semua yang dipakai harus cocok di muka. Saya baca beberapa orang cocok dengan keduanya dan itu wajar, beda kulit wajah beda experience. Untuk cc cream saya cocok banget, dan akan repurchase kalau nanti sudah habis.

Balik lagi ke Pasific Regency Hotel Suites Malaysia, secara keseluruhan saya suka hotel ini. Dari lokasi dan fasilitas standard isi kamar juga tidak mengecewakan. Saya memang ga mencoba sarapan atau makan malam di hotel, dan sepertinya juga tidak terlalu banyak pilihan. Tapi di bagian bawah gedung (lobby belakang) ada 7eleven yang menyediakan camilan juga makanan.

----
Pasific Regency Hotel Suites
KH Tower
Jalan Punchak, Off Jalan P Ramlee,
Kuala Lumpur 50250 Malaysia




Hello Kitty And Friends di Changi Airport Singapura



Natal kemarin Changi airport kembali meriah dengan tema Hello Kitty, saya bahagia banget meski ternyata waktu lima jam itu ga cukup buat belanja sambil bawa tas trus kelilingin semua terminal.

Hello Kitty and Friends hadir di Changi airport hadir sejak bulan November 2017 kemarin, hampir disetiap sudut Changi dihiasi dengan karakter kawai dari Sanrio (selain hiasan pohon natal tentunya). Begitu masuk ruang kedatangan langsung disambut dengan taman mini berhiaskan lampu-lampu khas natal serta boneka Sanrio. Kawai banget! #gasantai 😅

Fyi tema Hello Kitty and friends ini sudah berakhir di Januari 2018 kemarin ya, tapi ya Changi ini ga pernah bosan buat dikunjungi karena mereka selalu totalitas buat menghias bandaranya. 😃

Saya ga banyak berkeliling ketika sampai di Changi karena penerbangan dari Jakarta malam, tapi jadi meniatkan diri buat datang lebih awal ketika waktunya pulang supaya bisa keliling melihat ornament-ornament menarik yang ada di sana. 😂

Pas jadwal kepulangan sudah pede jaya ke bagian check in untuk naruh barang ke bagasi supaya bisa berkeliling bandara dengan lebih lega. Tapi saya ditolak oleh petugas check in karena jatah bisa check in baru 5 jam ke depan. 
Ya nasib
Ya nasib, jadilah saya berkeliling bandara dengan bawa gembolan yang lumayan bisa buat sekalian ngelatih otot bisep
Sebelum memulai perjalanan keliling melihat segala kemeriahan Hello Kitty tersebut saya memilih untuk makan dulu di restoran sayap ayam favorit. 
Jangan lupa makan four fingers di terminal 3, salah satu restoran dengan menu sayap ayam (yang menurut saya terbaeq) tapi sudah ga buka lagi di Jakarta. 😫
Lalu apa saja yang saya temui di sana?


Banyakk..... dari taman bermain umum (Sanrio themed Playground) di area perbelanjaan di bawah yang ramainya ga santai dan bikin aku jadi ga bisa foto-foto. 😐 Tapi seru juga sih ngeliat bocah-bocah tersebut menikmati permainan yang tersedia. Saya sampai tiga kali dan tempat ini selalu ramai dengan peminatnya. 

Ada juga wahana aktivitas dengan banyak hadiah yang bisa dimenangkan, dan sayapun ikut jadi penontonnya. Ga ada yang jagain tas bawaan cyn :((

Pindah ke terminal 1 meski tidak sebanyak terminal sebelumnya (terminal 3) tapi tetap ada juga dekorasi bertemakan Hello Kitty yang bikin pingin teriak 'EMESH'.


Salah satunya adalah self check-in counters dengan tema Sanrio ini. Ya ampun LUCU BAT DAH INI.

Lalu juga ada pohon natal yang dibuat dari boneka-boneka Sanrio. Rasanya ingin kubawa pulang semuanya tapi koper sudah tak mungkin dijejalkan boneka. 

Tidak terlalu banyak dekorasi Sanrio yang saya temukan di terminal 1, dan akhirnya saya kembali lagi ke terminal 3. Sebenarnya masih ada terminal 2 dan 4 tapi waktu itu monorail yang ke arah terminal 2 sedang gangguan. Jadi bisa dipastikan peminatnya akan sangat ramai, daripada nanti saya juga kerepotan dan lupa diri hingga terlambat check in, akhirnya saya kembali berputar-putar di terminal 3. Agak menyesal sebenarnya, saya jadi ga bisa bertemu dengan Hello Kitty setinggi 4 meter yang katanya kawai abis itu. 

Sesampainya di terminal 3, sayapun fokus pada taman cantik bertemakan Sanrio ini..
antrian buat naik ke rumahnya itu mengular panjang

suka banget suka suka suka
Ini cantik banget, meski ga bisa dinaiki tapi itu pita-pita di pohon EMESH AJA!

ga tau lagi harus pose apa :))

Setelah puas berkeliling foto sana sini sambil membawa bawaan yang ga sedikit akhirnya saya menyerah di setengah jam terakhir sebelum bisa checkin. Tapi jangan khawatir setelah checkin saya masih kelilingin toko coklat di sepanjang jalan menuju ruang tunggu kok. :)) Sumpah ya Changi ini kayak mall, kelilingin bandara ini bolak balik bisa bakar kalori banyak kayaknya *ngarep.

Seperti yang sudah- sudah saya selalu suka bulan Desember di Changi airport. Di bulan lainnya mereka juga menghadirkan tema yang selalu membuat orang betah berlama-lama di bandara namun entah kenapa saya selalu berjodoh di bulan Desember, seperti cerita ini

Ngomong-ngomong bandara mana lagi sih yang seru dan totalitas kayak Changi Airport ini ketika menjamu pengunjungnya? Siapa tau saya bisa mampir numpang jajan coklat. 




-----
Tulisan lain tentang Singapura bisa dibaca di sini.



Keputihan dan Cara Mengobatinya


Perempuan itu kalau sudah kecapekan dan stres pasti ada aja penyakitnya, salah satu yang sering dialami ya keputihan. Keputihan biasanya normal dan sehat, karena itu artinya pada dinding vagina dan leher rahim ada kelenjar yang memproduksi cairan yang fungsinya untuk menjaga kesehatan daerah intim wanita. Cairannya bening, tidak berlebihan dan tidak menimbulkan keluhan gatal.  Namun kadang saat menjelang dan di sekitar masa menstruasi kadar cairannya bertambah sehingga bikin jadi tidak nyaman.

Keputihan ada yang normal dan tidak normal, yang normal itu ya yang sempat saya singgung sebelumnya. Kalau yang tidak normal biasanya bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti bakteri, infeksi jamur dan lainnya. Dan ciri-ciri dari keputihan yang tidak normal adalah adanya perubahan warna dan konsistensi, juga bau dan terasa gatal serta nyeri.

Ada beberapa cara untuk mengobati keputihan seperti kompres dingin untuk meredakan gatal dan pembengkakan. Namun apabila keputihan tidak normal tersebut berlangsung lebih dari seminggu, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Dokter nantinya akan memberikan penanganan berdasarkan penyebabnya.

Selain ke dokter, ada juga cara mudah dan murah sebagai pertolongan pertama saat keputihan yang tidak normal tersebut menyerang.

Cara untuk mengobati keputihan yang berlebihan dengan alami adalah dengan:
1. Kunyit
Kunyit mengandung zat anti bakterinya dapat membantu mengobati keputihan. Caranya cukup dengan rutin meminum air perasan kunyit setiap hari. Resep untuk membuat air perasan kunyit ini adalah dengan membersihkan dua buah kunyit, parut dan peras airnya. Tambahkan air putih dan madu, kemudian minum dua kali sehari agar keputihan segera teratasi. Atau kalau mau gampang bisa beli jamu kunyit asam ke ibu jamu.

2. Biji Klabet
Biji klabet agak terdengar asing ya, tapi bisa dibeli online kok ini. Biji klabet katanya dapat membantu meningkatkan jumlah pH pada miss V. Caranya adalah dengan rendam 1 sdm biji klabet dalam air hangat. Tunggu 24 jam lalu saring airnya dan kemudian minum. Minum air biji klabet secara rutin setiap hari sebelum sarapan untuk hasil yang lebih baik.

3. Bawang Putih
Bawang Putih sepertinya sudah jadi resep herbal yang paling sering digunakan karena mengandung zat-zat yang sifatnya anti bakteri dan jamur. Mengkonsumsi bawang putih secara rutin dipercaya dapat menghambat bakteri masuk pada area miss V. Cara konsumsi bawang putih ini bisa dengan dicampur ke makanan asal rutin dan teratur.

4. Daun Sirih
Daun sirih salah satu daun yang cukup sering digunakan untuk mengobati keputihan, semacam sudah jadi resep turun menurun gitu. Zat dalam daun sirih bersifat sebagai #AntiseptikAlamai atas bakteri dan jamur.

Jaman dulu kalau sedang mudik ke rumah eyang, mama sering minta daun sirih yang banyak tumbuh di kebun milik eyang. Daun sirih tersebut nantinya dibersihkan, digodok (rebus) lalu digunakan untuk membasuh organ kewanitaan.

Dari sekian cara tersebut di atas yang sudah pernah saya coba adalah yang dengan daun sirih. Meski agak repot ya musti rebus, tunggu hangat baru bisa dipakai. Tapi hasilnya ya cukup membantu bau-bauan ga jelas ketika masa menstruasi. Rasanya lebih bersih dan ga insecure sama bau darahnya.

Nah minggu lalu saya dapet hampers yang cukup bermanfaat nih dari Resik V. Resik V godokan sirih ini dibuat dari rebusan daun sirih asli dan aman untuk dipakai setiap hari. Proses pembuatannya sama dengan membuat air rebusan sirih dari resep tradisional.

#ResikVGodokanSirih secara kemasan tidak jauh berbeda dengan pembersih kewanitaan lainnya. Botol plastik dengan bukaan (cetekan) di atasnya. Yang saya dapatkan ini botol isi 100ml, cairannya cukup encer dan wanginya mirip dengan rebusan daun sirih.

Cara penggunaanya juga cukup mudah, yaitu dengan dituangkan secukupnya ke telapak tangan, basuhkan ke area kewanitaan lalu basuh kembali dengan air. Setelah dua hari pemakaian, keputihan yang biasanya saya alami jadi lebih berkurang.

Resik V Godokan Sirih

Kalau dipikir-pikir resik V godokan sirih ini praktis juga ya, tinggal di apartemen gini saya ga tau dimana bisa mendapatkan tanaman sirih. Kalaupun ada masih harus direbus dan didinginkan dulu, baru bisa digunakan. Dengan adanya pembersih kewanitaan yang memang bahan utamanya rebusan daun sirih, jadi ga perlu repot-repot lagi.  Hidup di Jakarta udah rempong cyn, saya mah pilih praktis aja. :))

Kalian ada yang bermasalah dengan keputihan juga? Cobain pakai Resik V yang godokan sirih ini deh..

#Lingbeauty: Luminesce Essential Body Renewal Cara Gampang Bikin Kulit Lembut


Bulan Desember 2017 kemarin saya menghadiri undangan dari Jeunesse, undangan produk skincare pertama setelah kena cacar yang bikin saya maju mundur untuk datang/tidak. Punya beberapa bekas luka cacar yang belum sepenuhnya hilang membuat saya cukup tidak pede untuk hadir dibeberapa acara, apalagi harus dress up

Luminesce Date
Tapi ya siang itu akhirnya saya datang juga ke acara #Luminescedate Jeunesse yang kebetulan lokasinya cukup dekat dengan kantor saya. Sampai di lokasi sudah ada beberapa perempuan cantik yang datang, termasuk Rahneputri dan Ajenglembayung

Di acara #Luminescedate kami diperkenalkan dengan produk-produk perawatan Luminesce, serta cara pemakaiannya. Seru banget! Saya sempat mencoba produk cleanser dan maskernya, selesai pemakaian kulit jadi kenyal gitu sih.

Produk lain yang dicoba saat acara #Luminescedate yang dicoba adalah Reserve, yang merupakan suplemen diet yang mengandung bahan utama berupa Resveratrol dan lainnya. Saya ga bisa review lebih lanjut selain rasanya yang segar kayak jus blueberry.

Di bagian after bagian kantong mata sedikit berkurang, kurang terlihat karena dipakainya di atas make up lengkap. 
Produk kedua yang dicoba adalah produk untuk menghilangkan kantong mata secara instant yang bernama Instanly Ageless. Untuk produk terakhir ini sepertinya saya pernah lihat iklannya bertebaran di facebook, cuma waktu itu saya ga paham ini bikinan siapa, atau aman atau engga dipakai ke bawah mata gitu.

Nah waktu #Luminescedate kemarin itu akhirnya dijelaskan semuanya, juga diberikan demo tentang bagaimana cara pemakaian produk-produk mereka dengan benar. Selesai mencoba dan berfoto-foto kami juga diberi kesempatan untuk mengetes kondisi kulit, mulai dari kelembaban, pori-pori, kerutan dan lainnya. Kondisi kulit saya sih tidak begitu baik, selain karena masih dalam penyembuhan setelah cacar juga karena terlalu sering exfoliating kulit sehingga kulit jadi tipis dan kasar. 

Akhirnya acara #Luminescedate pun selesai, kenyang dan bahagia banget kami hari itu. Bahkan ketika pulang masih dibekali dengan salah satu produk dari Luminesce. Ada dua pilihan produk yang bisa kami bawa pulang, salah satunya adalah Luminesce essential body renewal

Luminesce Essential Body Renewal

Sebagai jamaah malas pakai lotion tapi sering berada di ruangan ber-AC kulit saya jadi sering kering bersisik. Untungnya saya jadi punya alasan untuk mengurangi malas pakai lotion karena ada si Luminesce essential body renewal ini.

Luminesce essential body renewal dengan klaimnya "ultimate in deep hydration" ini dapat membantu meningkatkan pembentukan kolagen, meningkatkan elastisitas kulit dan melindungi dari tanda-tanda penuaan dini. Produk ini menutrisi kulit terutama di bagian yang kasar dan kering, tanpa menyumbat pori-pori. Nah waktu di acara #Luminescedate dijelaskan bahwa lotion ini bisa untuk mengencangkan dan mengurangi bekas selulit di badan.

Packagingnya agak unik, kalau dilihat dari bentuknya saya akan otomatis membuka tutup logam di bagian ujungnya. Namun ternyata untuk mengeluarkan lotionnya cukup dengan memutar sampai berbunyi 'klik' ditutupnya tersebut.

Lotionnya sendiri cukup ringan dan tidak memiliki wangi yang menyengat. Untuk mengaplikasikannya cukup oleskan lotion secukupnya ke kulit dan karena sifatnya yang mudah meresap ke dalam kulit jadi ga makan waktu lama untuk pemakaiannya.
Kiri: Sebelum pemakaian rutin, kanan : setelah pemakaian (cukup) rutin
Setelah beberapa kali penggunaan, saya merasakan kulit yang mulai terlihat lebih baik. Padahal saya juga ga rajin pakainya, tapi kulit lengan saya (yang dijadikan percobaan ini) terlihat lebih lembut dan kenyal daripada yang sebelumnya. Seharian di ruangan ber AC juga ga perlu khawatir lagi , kulit ga bakalan jadi kering bersisik kalau sudah pakai Luminesce essential body renewal ini. Dari sisi harga agak pricey, tapi setimpal sama hasilnya kok.

Untuk produk lain dari Jeunesse bisa langsung ke website atau tanya-tanya ke akun instagram Jeunesse.

Btw produk ini saya dapatkan dengan gratis, tapi tidak mempengaruhi pendapat saya dalam review ini. 😊

#HappyTummy: Serba Pedas di Mbah Jingkrak Setiabudi


Suka makan makanan pedas? Berarti kamu harus coba makan di Warung Mbah Jingkrak. Dulu ketika masih berkantor di daerah Thamrin saya pernah beberapa kali makan siang di Warung Mbah Jingkrak, namun tidak pernah sampai benar-benar melihat kedalamnya.

Warung Mbah Jingkrak letaknya ada di daerah Setiabudi Jakarta, tempatnya selalu ramai dan hari itu saya kembali kesana buat makan-makan bersama teman kantor.  

Begitu masuk langsung terasa suasana jawa dengan banyak dekorasi unik , kuno dan cenderung ramai. Di depan pintu masuk disuguhi welcome drink berupa asam jawa dan beras kencur. Lalu ada meja panjang dengan banyak menu masakan yang disajikan di dalam kendil-kendil dan disusun rapi. Hampir semua menunya pedas, tempat ini surga banget buat yang suka makanan penuh cabai. Di sini saya ga foto-foto, hanya ambil video. Ga enak juga kebanyakan foto, saat ada tamu lain yang sedang memilih makanan.

Kalau dilihat-lihat dekorasinya cukup eksentrik, semua ditaruh disitu sebagai hiasan. Bukan dekorasi aesthetic tapi ya tetap saya foto-foto juga sebagian.



Ada satu dinding yang dihias dengan figura berisikan beberapa merk rokok yang bahkan saya baru tau ada merk-merk tersebut. Sampai ada sample rokok yang jumlahnya limited  buat siapa saja yang ingin mencoba. 

Menu makanan di Mbah Jingkrak Setibudi yang kami pilih hari itu ada ayam rambut setan, tempe mendoan dan lainnya. Isinya semua disambelin, untungnya minuman engga sampai harus disambelin juga.


Pas banget ketemu mendoan di sini, dari kemarin lagi ngidam mendoan tapi belum dapat yang rasa tempe nya pas (biasanya pada kurang bumbu). Nah sewaktu di Mbah Jingkrak Setiabudi, Mendoan Banyumasan ini cukup favorit. Tempe goreng setengah matang yang katanya dikirim langsung dari Banyumas dengan ukuran yang cukup besar. Pas banget untuk dinikmati beramai-ramai,  dan karena kami-kami yang sudah datang ini cukup kelaparan sih makanya langsung berebut.  Mendoan anget-anget dicocolin sambal kecap, mana tahan..

Saat hidangan utama disajikanpun, mendoan tetap menjadi favorit bahkan kali ini dimakan bersama dengan sambal setan yang pedesnya nampol banget. 

Makanan utama kami saat di Warung Mbah Jingkrak Setiabudi adalah Ayam Rambut Setan. Porsi ayamnya cukup besar, begitu pula dengan sambal yang menutupinya. Salah satu menu masakan khas warung MJS. Ayamnya dimasak dengan cara diungkep bersama cabai dan daun kemangi. Rasa pedas si ayam ga hanya dibagian luar saja, tapi juga masuk sampai ke daging dalamnya. Saya yang biasanya doyan banget sama makanan pedas, akhirnya menyerah juga sama pedasnya si Ayam Rambut Setan. Ingin ku berkata kasar saking kepedasannya. 😓😂


Buat yang kurang suka pedas, Warung Mbah Jingkrak Setiabudi ini juga sedia masakan ayam yang tidak pedas kok. Saya ga makan ini, jadi ga bisa kasih testimoni juga.




Beberapa menu lain yang kami pesan ada kikil, cumi dan ikan yang pedasnya masih bisa ditolerir. Setidaknya ga bikin yang makan semegap-megap kalau makan sambal setan sih.

Restoran ini cukup besar, dibagian belakangnya ada yang konsepnya ruangan outdoor gitu. Kami yang bertigapuluh ini lebih memilih untuk makan di ruangan outdoor, ya biar yang mau merokok juga lebih mudah sih. 

Buat minuman kemarin tidak ada yang pesan menu aneh-aneh, standar es jeruk dan es teh. Menu makanan yang dipesan sudah cukup beragam dan banyak, takut mubazir kalau sampai pesan minuman aneh-aneh dan ga dihabiskan juga.

Secara keseluruhan Warung Mbah Jingkrak ini asik banget buat dijadikan tempat hangout buat ngumpul atau nongkrong bareng teman-teman maupun keluarga. Harga makanannya juga cukup terjangkau dengan rasa yang enak. Yuk kesini lagi yuk!



Jl. Setiabudi Tengah no. 11, RT.1/ RW1
Setiabudi, Jakarta Selatan
Budget per orang sekitar IDR 75.000